Pengalaman Hamilku

My happy smile

Aku menikah tgl 18 februari 2008 di umur 26 tahun dan suami 29 tahun, aku langsung diboyong suami ke Banjarmasin karena suamiku dinas disana. Mengawali awal2 kehidupan rumah tanggaku di Banjarmasin tanpa teman dan kerabat..but ak enjoy. Waktu berganti bulanpun beranjak..tak terasa 6 bulan kami lewati tanpa ada tanda2 ak hamil, sepinya rumah tanpa tangis bayi..membuat kami berusaha untuk segera mendapat momongan, walau baru 6 bln, pikirku ga ada salahnya aku berusaha mengunjungi dokter kandungan..toh daripada cm bengong menunggu. Fisikly aku kurus (tb 157 bb 39), ada yg bilang krn itu belum juga hamil, ada juga yang bilang ak sering mengkonsumsi kunyit asem, dll. Ada2 saja komentar orang. Usaha pertama yang aku lakukan adalah berdoa, aku percaya Tuhan akan tolong aku, aku berdoa dengan tidak mengandalkan kekuatanku tapi dengan pasrah dan percaya Tuhan jawab tepat pada waktuNya. Aku mulai mengunjungi dokter spesialis kandungan di kota Banjarbaru. Aku sempat di USG dan dokter menyatakan kondisi rahimku baik-baik saja lalu dokter memberiku obat penyubur, tapi setelah 3 hari mengkonsumsi obat dari dokter tersebut perutku jadi kembung sebah dan tak nyaman, kuputuskan menghentikan saja konsumsi obat karena aku takut terhadap efek samping obat penyubur. Bulan berganti namun aku tak kunjung hamil juga, seorang teman menyarankan pijet kandungan di dukun bayi (ada-ada saja)…so akupun meluncur ke si ibu tukang pijat recommend temenku, disana rahimku dibilang pisit (bhs banjar) yg artinya kandunganku kering, aku ga begitu saja percaya kandunganku kering, tapi aku jalanin saja sarannya untuk mengkonsumsi kecambah mentah, katanya agar kandunganku basah, catet…kecambahnya harus yang kepalanya kecil yang biasa buat rawon itu lho. Dua bulan aku makan kecambah yang awalnya..huek ga enak banget rasane, sampe2 aku akalin buat lalapan ketika makan pakai sambel atau buat lauk..uh lumayan juga bisa masuk. Aku makan 1 genggam tiap hari, tipsnya harus sabar ga bisa 1 atau 2 bln langsung subur, ada yang 6 bulan baru keliatan hasilnya, begitu saran si ibu tukang pijet. Tapi memang bener, aku browsing di internet kecambah kaya akan vitamin E untuk meningkatkan kesuburan, tapi yang penting kita harus percaya soalnya sugesti positive juga bisa meningkatkan kepercayaan diri so menghindarkan dari stress..coz stress jg penyumbang orang jadi sulit hamil. Tiga bulan kemudian aku belum hamil juga, aku putuskan mengunjungi poli kesuburan yang ada di rumah sakit swasta paling terkenal di Banjarmasin, dan beda dokter dengan yang pertama pernah aku kunjungi. Disini aku di USG Trans Vaginal dan sel telurku dinyatakan subur (bisa jadi karena kecambah2 itu he…he), tapi menurut dokter ini jika ingin cepet hamil, masih perlu banyak serangkaian test lagi buatku dan suami..yg hargane lengkap terapinya bujubuleee mahal banaaarrr, tapi dari dokter ini pula aku diberi tau ga boleh sembarang ngonsumsi obat penyubur karena bisa mengacaukan siklus haid (makanya kok yang dari dokter pertama dulu siklusku jadi acak-acakan). O ya suaminku juga sempat cek sperma di poli ini dan dinyatakan subur saja kok.

Janin bayiku umur 5 bulan di kandungan

Janin bayiku umur 5 bulan di kandungan

My sexy stomach

Tanggal 9 Desember 2008 aku melakukan kunjungan lagi ke dokter spesialis kesuburan yang di poli tadi untuk cek up putaran kedua buat test saluran rahim, ga tau kenapa aku salah jadwal, dari yg direcomend praktek di sore hari..lalu aku iseng tanya ke mbak2 perawatnya, kalau test saluran rahim tuh biayanya berapa, dikasih tau biayanya 1 juta..uh mahal amat, biaya kunjungan per 3 hari sekali saja cuma untuk konsul dah 300 ribuan, kebayang berapa biaya yang harus kukeluarin. Tapi buat dapat momongan saat itu kupikir no problem, but aku putuskan aku ganti rumah sakit negeri aja siapa tau dapat lebih murah, dari situ aku malah dapat info ga boleh test kalo sudah berhubungan badan dengan suami setelah haid karena bias membunuh calon janin yang seandainya sudah kebentuk. Waktu itu aku beberapa hari baru ja berhubungan badan sama suami, jadi kuputuskan ga cek dulu…eh sapa tau dah jadi he..he…tapi juga pikirku mana mungkin hamil secepat ini, terapi dari dokter khan belum aku lakukan semua, so kami pun pulang dan buat jadwal ulang untuk bulan depan saja cek saluran rahim itu.

Aku teringat jadwal haidku yang harusnya jatuh sekitar tanggal 24 desember itu, kok aku belum dapet juga, tapi aku ga mau mikirin itu takut kecewa karena sering telat bulan aku kira hamil..eh ternyata cuma mundur. Sampai seminggu lebih aku belum juga dapet tamu bulanan, sampai aku coba beli testpack (yang murahan cuma 3 ribu perak), bukan apa2 dulu beli yang bagus eh ga hamil khan tambah kecewa he..Karena gak sabar aku cek urinku sore hari, padahal aturan pakainya khan urin pagi hari. Setelah aku test, ternyata aku POSITIV hamil…..aku sampai gemetar memegang testpack tersebut…aku masih inget sekali rasanya, aku teriak2 tapi suami ga percaya nyuruh aku cek besok paginya saja. Pagi2 aku cek tetep positive, sore hari kita ke dokter kandungan untuk memastikan, dan hasilnya tetap aku POSITIV HAMIL. Puji Tuhan akhirnya…..gak bisa diungkapkan dengan kata-kata lagi saking senengnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: