Membersihkan Odol di Mata

PERNAH tidak melihat bayi baru lahir yang produksi air matanya berlebihan sampai seperti menangis terus. Itu masih mendingan, adapula bayi yang matanya terus-terusan menghasilkan kotoran alias belekan, terutama di pagi hari ketika bangun dari tidurnya sehingga mata nampak sangat sulit dibuka. Bahkan dalam kondisi yang sangat parah belekan mata jadi seperti odol yang dioleskan dimatanya dan terjadi terus menerus sehingga bisa dikatakan seperti membiakkan kotoran mata.

Meski terjadi pada tidak sedikit bayi yang berusia kurang dari 2 tahun, namun bukan berarti belekan boleh dicuekin. Sebab bukan hanya penampilannya saja yang jadi tidak menyenangkan, belekan mata bayi bisa jadi indikasi adanya penyumbatan saluran air mata di pangkal hidung si kecil.

“Ini (belekan, red) disebabkan karena ada yang tidak beras pada konjungtiva mata bayi pada saat ia baru dilahirkan, karena waktu lahir ada yang tidak bersih. Konjungtiva itu sendiri dipicu oleh bakter atau virus,” terang dr Indra Widjaja Himawan SpA.

Namun infeksi bakteri dan virus itu hanya salah satu penyebab belekan pada bayi, yakni ketika di awal hidupnya daya tahan tubuhnya lemah sehingga tidak mampu menahan serangan infeksi virus. Akibatnya yang paling sederhana ya belekan itu.

Karena bukan satu-satunya, sumber pemicu belekan lainnya adalah penyumbatan saluran air mata bayi, sejak proses kelahirannya. Kondisi kelahiran tidak bersih yang dr RSUD Banjarbaru ini maksud adalah ketika masih ada lendir yang tersisa pada waktu lahir, pada saat itu sedot lendir di saluran air matanya tidak benar-benar bersih.

Sebenarnya, sambung dr Indra, bila belekan di mata si kecil tidak diobati juga tidak apa-apa karena bukan penyakit, dan pada waktunya nanti juga hilang sendiri. Yakni saat bayi agak besar dan mulai beraktifitas, belajar tengkurep, lalu belajar duduk sendiri.

Sayangnya tidak semua kasus belekan yang bila pencetusnya adalah bakteri dan virus itu bisa sembuh dengan sendirinya. Pada tidak sedikit kasus belekan perlu penangan lebih lanjut.

“Dari yang sederhana dan bisa dilakukan sendiri di rumah sampai operasi kecil yang harus dilakukan oleh ahlinya, dokter mata,” imbuhnya. (dsa)

(www.radarbanjarmasin.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: